Body Rafting Santirah Pangandaran, Serunya Menyusuri Lorong 4 Goa dan 5 Curug

Santirah Pangandaran – mendengar kata “Pangandaran” hampir pasti ingatan kita melayang ke Green Canyon. Ketika jantung berdegup kencang saat melakukan body rafting menyusuri Sungai Cijulang atau aktivitas lain yang masih menyisakan kisah-kisah seru. Tapi sekarang kita beralih ke destinasi lain yang menawarkan aktivitas yang tak kalah seru, yaitu Sungai santirah atau juga populer dengan sebutan Green Santirah.

Santirah sendiri merupakan satu dari tujuh tempat river tubing yang bisa kita jelajahi di Pangandaran. Tentunya selain Green Canyon, Citumang, Goa Lanang, Jojogan, Sinjang Lawang, dan Marga Cinta Body Rafting.

Green Santirah sebenarnya belum begitu terekspose. Tempat ini baru diperkenalkan pada publik pada Maret 2014 lalu setelah di kelola sendiri oleh pemuda Karang Taruna Desa Selasari, Kecamatan Parigi, Kabupaten Pangandaran.

Body Rafting Paling Seru di Pangandaran

Sungai Santirah memiliki lebar sekitar 2 meter di tengah tebing-tebing tinggi yang dipenuhi lumut hijau juga pepohonan rindang. Untuk pengarungan Santirah body rafting sendiri sepanjang 1,5 kilometer yang memakan waktu sekitar 2 jam. Sepanjang pengarungan cukup banyak riam-riam atau rintangan yang memacu adrenalin kita.

Yang membuat petualangan semakin seru yaitu adanya 4 goa saat mengarungi Santirah River Tubing, diantaranya Goa Panjang Santirah, Goa Cukang Taneuh, Goa Gendang, dan Goa Lengkop. Sepanjang river tubing kita akan melewati lorong-lorang berliku dalam goa yang gelap. Harus diakui, Santirah merupakan river tubing atau body rafting paling menantang di Pangandaran.

Kawasan Santirah juga memiliki 5 air terjun yang memukau. Kelimanya adalah Curug Kembar, Curug Tiga, Curug Mini, Curug Tirai dan Curug Batu Munding. Khusus di Curug Kembar kita akan diuji dengan tantangan melompat dari air terjun setinggi 5 meter. Begitu juga sesampainya di ujung pengarungan tepatnya di Curug Tiga, tantangan semakin ekstrim karena harus melompat dari air terjun setinggi 15 meter.

Harga Paket Santirah River Tubing

Harga paket Santirah River Tubing lumayan terjangkau. Harga mulai Rp 150 ribu – Rp 250 ribu saja. Disarankan untuk cepat booking karena di hari-hari tertentu harga bisa naik. Paket ini sudah termasuk tiket masuk, biaya pemandu (tour leader), instruktur body rafting profesional, peralatan P3K, perlengkapan body rafting, dokumentasi foto/video, asuransi, makan siang 1 kali (setelah finish), dan snack.

Body rafting merupakan aktivitas arung jerang tanpa menggunakan perahu, tapi badan kita sendiri yang harus menyesuaikan dengan fasilitas alat bantu water tubing. Aktivitas ini begitu menantang, terlebih jika arus sungai sedang deras. Oleh karena itu faktor keamanan dan keselamatan sangat penting untuk diperhatikan.

Berikut ini tips body rafting di Santirah Pangandaran:

  1. Santirah Body rafting tidak dianjurkan untuk usia dibawah 13 tahun. Peserta diutamakan yang sudah mahir berenang. Jika tidak, perlu pengawasan khusus dari pendamping atau tour guide.
  2. Santirah Body Rafting tidak dianjurkan bagi peserta yang memiliki penyakit seperti jantung, asma, epilepsy, ginjal, dan penyakit serius lainnya. Bagi yang sedang dalam perawatan dokter juga tidak dianjurkan ikut aktivitas ini.
  3. Dihimbau bagi peserta untuk tidak membawa benda-benda berharga seperti dompet, kunci kendaraan, perhiasan, dan ponsel. Untuk dokumentasi cukup diserahkan pada pemandu.
  4. Jika belum mahir sebaiknya selalu memperhatikan instruksi teknik body rafting yang diberikan pemandu. Jangan sungkan bertanya demi keselamatan.
  5. Jika tidak kuat melanjutkan body rafting baik secara fisik dan psikologis, sebaiknya tidak memaksakan diri. Segera minta pada pemandu untuk berhenti.

Lokasi wisata Santirah Pangandaran cukup membuat banyak orang penasaran. Bahkan mungkin akan mengalahkan popularitas Green Canyon seiring berjalannya waktu.

Penasaran dengan Body Rafting Green Santirah? Datang saja pada liburan bulan depan.

Green Santirah Pangandaran:

Dusun Karangmukti, Desa Selasari, Kecamatan Parigi, Kabupaten Pangandaran.